…bilik cinta kasih sayang

14 Februari 2011

Satu lagi Valentine”s Day aku lewati tahun ini.

Gak ada yang istimewa, kecuali kondisi negri yang kurang nyaman tahun ini. Perdebatan tentang harus atau tidak harusnya dirayakan. Haram tidak haramnya walaupun sekedar memberikan selamat dihari Valentine. Hah…semua nampak sedikit berlebihan menurut aku. Valentine hanya seorang santo yang menjadi perlambang kasih sayang untuk sebuah agama. Hanya sebagai simbol. Tidak lebih. Saat itu dia mati sebagai martir atau mati sahid atau apalah sebutan lainnya untuk mati dalam mejalankan tugas agamanya, berjuang menyatukan kash sayang, sehingga tanggal kematiannya yang akhirnya hingga kini diperingati. Bukan hanya oleh umat agamanya, tapi juga oleh umat seluruh dunia tanpa melihat apa agamanya. Bukan karena siapa itu santo Valentine, tapi karena apa yang dia buat saat itu : memperjuangkan persatuan manusia karena kasih sayang.

Kasih sayang

Itu intinya. Itu yang ingin didengungkan terus. Itu yang ingin terus ditumbuhkan. Kenapa ribet ? Kenapa mempermasalahkan yang akan mengaburkan maksudnya ? Kenapa gak ada yang mempermasalahkan hari ibu misalnya. Tinggal bilang bahwa hari ibu bukan budaya kita untuk dirayakan karena ibu ibu kita adalah wanita timur yang anggun dan melakukan semua unt keluarganya tanpa pamrih *loh*. Slogan dan alesannya bagus banget, tapi gak nyambung….

Kasih sayang

Hanya itu intinya. Gak peduli siapa itu santo Valentine, ato siapapum..bahkan sejarahnya pun kabur..tapi ambil intinya. Kasih sayang. Sama seperti hari hari lainnya…Hari Ibu bukan berarti kita lupain ibu setiap harinya..Hari Pendidikan Nasional bukan berarti sekola pada tutup sehari harinya..and so on…and so on…tapi kita tetap punya satu hari itu untuk mengenangnya kan ? Perkara hari Valentine dijadikan alesan untuk sepasang kekasih untuk jadi nginep di hotel sih yaaaa…itu masalahnya jadi lain. Yang salah pisau dapurnya ato orang nya kalo dia pake pisau dapur untuk bunuh orang ?

Tinggalkan cara berfikir demikian. Belajar mencari inti dari sebuah perkara, bukan hanya melihat luarnya..akhirnya emang kita jadi gak maju maju krn selalu melihat luaranya secara dangkal..marah..dan protes.

Kasih sayang

Sangat indah bila bukan hanya sekedar menjadi wacana.

Cinta, Kasih sayang

Dua hal besar yang harus ada di dalam setiap manusia. Tidak liat siapa dia. Tidak liat agama apa. Tidak liat kenapa. Dengan dua hal itu kita akan mampu melalui dan mengatasi perkara apapun.

Demikian *menghela nafas* ini hanya pemikiranku aja…

Advertisement

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.