Bilik2engeline’s Weblog
sebaris dari bilik hati..

…bilik maaf dan orang tua…

ehm…

Ada hal bukan baru tapi baru ingin aku bicarain aja di sini. Tentang kata maaf. Biasa banget ya kedengerannya, tapi gak sebiasa menjalankannya.  Apalagi kalo urusannya dengan orang tua. Urusan yang satu ini kok menjadi lebih rumit biasanya.

Orang tua. Orang tua juga cuma manusia biasa yang sering juga tidak bisa dewasa menghadapi dirinya sendiri dan anak anaknya. Seringkali justru mereka yang harus dimaafkan oleh anak anaknya untuk kesalahan yang mereka lakukan dan tidak mau bisa mereka akui. Sebagai anak sering kita berfikir, kenapa orang tua mau menangnya sendiri, padahal jelas jelasan mereka salah. Mereka kan sudah dewasa *padahal belum tentu juga sih* untuk tau mana yang baik dan yang tidak. Kenapa mereka tidak mau ngerti. Kenapa mereka tetap ngotot bahwa kita yang salah,membangkang, kurang ajar dan lain lainnya….hh…ini yang sering terjadi.  Dari situ ada dua faktanya : tua bukan berarti satu paket dengan kedewasaan, dewasa bukan selalu berarti yang umurnya sudah tua.

hhh…

Dalam beberapa cerita,kita sebagai anak justru harus dengan besar hati memafkan orang tua kita dan untuk selanjutnya tetap menghormati mereka. Sekalipun mungkin hal yang mereka lakukan menyakitkan hati kita sebagai anak. Tapi menghormati mereka adalah mutlak. Perintah Tuhan dalam firmannya adalah Hormati orang tuamu, mutlak, tanpa syarat. Masa iya ada perintah Tuhan yang bunyinya: Hormati orang tuamu kecuali orang tuamu menyakitimu…gak pernah ada kan? Itu artinya perintah itu mutlak dan tanpa syarat, dan untuk selanjutnya Tuhan sendiri yang akan bekerja.

Dalam perjalanan kehidupan ku, aku telah melalui ini semua. Pastinya tidak mungkin aku dapat melakukannya tanpa DIA yang selalu membimbingku,tapi inilah aku sekarang. Aku yang jadi selalu dapat memahami semua kekurangan orang tuaku dan ku jadikan kelebihan untukku dapat menjalani semua perjalanan selanjutnya dalam kehidupanku. Tidak pernah aku sesali orang tuaku yang tidak seperti orang tua lainnya yang pernah aku kenal, tapi aku percaya Tuhanku sedang janjikan sesuatu yang terbaik untukku.

Kubagikan hal ini untuk kalian. Orang tua juga hanya manusia biasa yang bisa sesekali salah, atau bahkan terus menerus salah.

Buka hati kita untuk bisa memaafkan mereka seperti kita memaafkan pacar kita yang sudah melakukan kesalahan  terhadap kita. Yang kita butuhkan hanya sedikit  kedewasaan dan rasa kasih supaya kita bisa melakukannya….memaafkan tanpa syarat…

4 Responses to “…bilik maaf dan orang tua…”

  1. Betul pisan Ka..
    Ortu mah harus selalu dimaklum dan dimaafkan. Mutlak- mutlak pisan.
    Setuju pisan.

    Nah jadi sodarah- sodarah, Aki mah harus selalu dimaklum ya, harus selalu dimaapkeun..:)

  2. @Aki Herry: wah masa gitu sih ki?

  3. betul…. saya setuju dengan ungkapan “memaafkan tanpa syarat”…. sebenarnya yang bikin masalah tambah sulit adalh kita sendiri… mungkin masalah semakin berlarut-larut karena kita tidak mau memaafkan mereka yang berbuat salah pada kita….
    official web http://www.logos.co.id

  4. @tehthe:pas banget euy… Btw makasih ya udah mampir nih…


Leave a Reply