Bilik2engeline’s Weblog
sebaris dari bilik hati..

…bilik terdalam..

Ini adalah sebaris kata yang aku rasa perlu aku bagi…

Ibumu selalu bersamamu….
Ia adalah bisikan daun saat kau berjalan di jalan.
Ia adalah bau pengharum di kaus kakimu yang baru dicuci.
Dialah tangan sejuk di keningmu saat engkau sakit.
Ibumu hidup dalam tawa candamu.
Ia terkristal dalam tiap tetes air mata.
Dia lah tempat engkau datang, dia rumah pertamamu.
Dia adalah peta yang kau ikuti pada tiap langkahmu
Ia adalah cinta pertama dan patah hati pertamamu.

Tak ada di dunia yang dapat memisahkan kalian.
Tidak waktu, ruang, bahkan tidak juga kematian!

Ini mengingatkan kita kembali pada orang yang kadang kadang ‘dekat tapi jauh’ bagi kita yaitu IBU kita. Kenapa dekat tapi jauh? Karena beliau yang setiap hari kita temui, tapi kok kita lebih sering bilang ‘i love you’ ama pacar kita dari pada ama beliau ini, atau kita dengan senang hati bantuin temen en pacar kita bersihin kamar kost nya tapi merengut waktu dimintain tolong beresin kamar kita aja…hhh…

Sedikit cerita walaupun ada, tentang sosok IBU yang tidak mengakui keberadaan anaknya, tapi tak terhitung cerita sebaliknya yang menceritakan seorang anak yang menyembunyikan keberadaan ibunya sejak jaman Malin Kundang dulu ( kalo emang ada cerita ini ).

Tapi diluar semua hal itu, sosok wanita yang satu ini memang tak mungkin tergantikan apapun. Sekalipun ia seorang pelacur, tapi dia sudah dilahirkan dengan hati yang sarat dengan pengorbanan untuk anaknya. Sehingga apapun alasannya satu hal yang pasti GOD inginkan dari kita, menghormatinya dari hati yang TERDALAM.

sehingga…

Hari berganti minggu, bulan, dan tahun.
Ibu menjadi tua, kecil dan bungkuk.
Tetapi anak-anaknya tinggi, kuat dan berjalan dengan gagah berani.

Saat jalannya sulit, mereka membopongnya.
Akhirnya mereka sampai ke sebuah bukit. Dan di kejauhan mereka melihat
sebuah jalan yang bersinar dan pintu gerbang emas terbuka lebar.
Ibu berkata: ’Saya sudah sampai pada akhir perjalananku.
Dan sekarang saya tahu, akhir ini lebih baik dari pada awalnya.
Karena anak-anakku dapat berjalan sendiri dan anak-anak mereka ada di belakang mereka.’ **
Dan anak-anaknya menjawab: ”Ibu selalu akan berjalan bersama kami… meskipun ibu sudah pergi melewati pintu gerbang itu.’
Mereka berdiri, melihat ibu mereka berjalan sendiri…
dan pintu gerbang itu menutup sesudah ia lewat.
Dan mereka berkata: ”Kita tak dapat melihat ibu lagi tetapi dia masih bersama kita.”
Ibu seperti ibu kita, lebih dari sekedar kenangan. Ia senantiasa hadir dan hidup.

Semoga aku sudah melakukan hal yang benar dihadapan GOD bagi ibuku..

Sebelum semua menjadi terlambat..

God bless you guys..

One Response to “…bilik terdalam..”

  1. kasih ibu sepanjang jaman


Leave a Reply