Duduk nonton TV…
Kegiatan ini akhir akhir ini tanpa sadar suka bikin aku sedikit naek emosinya. Gimana nggak..klo ga dari stiap station sinetron semua, en sekarang itu lagi banyak banget..apa si namanya itu..reality show..pokoknya program yang isinya tentang masalah orang melulu, yang mengherankan untuk orang awam adalah : kok mau maunya ya mereka dibuka aibnya. Padahal tanpa banyak yang tau,mereka pun sebenernya mendapat imbalan yang cukup lumayan kok untuk tampil tayangan tersebut, dan membuat kita juga berfikir sbenernya ada ga sih masalahnya itu…
Ga ngerti apa yang mau coba dijadikan pembelajaran dari semua yang disuguhkan oleh mereka si produser produser dari acara acara tersebut…..yang pasti sih orang orang sekitarku yang pernah aku ajak ngobrol tentang itu semua, ga ada satupun tuh yang suka ama acara acara tersebut. Coba deh, untuk kamu yang punya TV kabel sih ya..mungkin emang ga kerasa en ga pernah tau kalo acara acara tersebut smakin banyak stiap harinya, tapi buat yang masih setia dengan station lokal.pasti ngerti deh apa yang sedang aku bicarain ini. Sebut aja Termehek mehek misalnya, waaa…kalo ga nguras aer mata..apa lagi coba tujuannya. Pernah liat juga acara acara baru laennya gak….Curhat, Apakah Kau Masih Mencintaiku…( bener ga ya..) yah pokoknya itu lah..semua tentang ngorek ngorek masalah orang, malahan 2 acara baru yang terakhir aku sebutin tadi..pake acara gampar gamparan en maki maki yang ’spektakuler’ banget on stage…hhh… sepanjang jam tayang tersebut ya isinya cuma itu aja. Ga ada inti sari yang penting yang bisa dijadiin pembelajaran, apalagi contoh yang baik juga dari cara mereka menyelesaikan masalah ( itupun kalo emang ada masalah ). Beberapa acara serupa malah dikemas dengan judul acara yang berbau bau keagamaan, padahal semua acara tersebut kalo disatuin aja dalam satu acara ya bisa juga, wong ga ada bedanya kok satu dengan yang lainnya….waaaaa…..
Ada juga tuh acara yang ceritanya prihatin ama nasib saudara saudara kita yang kurang beruntung alias masih dibawah garis kemiskinan. Ada yang jelas jelas diakhir acara memberikan bantuan langsung berupa modal untuk mereka hidup selanjutnya berupa modal usaha. Ini cukup bagus untuk ditiru, secara realita idup lingkungan hidup kita saat ini ya memang begitu. Tapi di acara lainnya dimana si miskin ditukar idupnya untuk shari dengan si kaya…untuk apa sih? Kalo akhir cerita acara hanya ucapan terima kasih doank? Waaaa…..keseeeelll…belum lagi acara acara yang hampir serupa untuk ABG, ngintip pacaranya karena takut selingkuh -lah…ngajak balikan pacarnya yang dulu -lah…waaaaa…..
Dibilang kesel ama produsernya yang ‘ga pinter’ bikin acara menurut aku..kok ya salah ya…buktinya mereka malah bisa dibilang ‘pinter’ karena ratting stationnya malah naek ( mungkin ). Mereka..ya udah aku akui lah..’pinter’ krn nangkep celah kesempatan jual program ke station..tapi yang nonton menurut aku ga bakal kebawa ‘pinter’ malah sebaliknya…malah nambah ‘kurang pinter’ deh….hh…halah..ga kan kpikir lah ya masalah itu ama produser produser itu.
Hhh….ini bener bener cuma curhat an aku yang kesel ama tontonan di TV belakangan ini..secara ya cuma ini tontonan aku disaat pulang en ingin istirahat setelah seharian cape diluar rumah. Akhirnya….emang ga usah susah susah ngomel sih…kan TV nya pake remote control, yaaa tinggal ganti chanel aja kok..( kalo ada chanel yang pas dgn selera kita ) kalo ga..ya matiin aja lah..posting postiiiiing…ato fesbuk-an ha ha ha ha…ato curhat beneran aja chatting ama temen ha ha ha ha….. ya kan? Daripada punya banyak opini tapi malah jadi tambah kesel wong ga ada yang naggepin..
*nguap*
Categorized in sehari hari
Hanya sebuah pemikiran ku yang terlintas…
Perkembangan iman setiap orang berbeda. Meskipun misalnya aku dengan temanku yang selalu bersama sama tumbuh bersama dan ke gereja dengan frekwensi yang sama…tetap saja perkembangan keimanan kita akan berbeda. Begitu juga untuk saudara saudaraku yang berbeda keyakinan, hal ini pasti juga sama. Perkembangan pribadi keimanan yang berbeda, pengamalan yang berbeda….itulah kenapa aku selalu memasukkan hal keimanan ini ke dalam kategori ‘hal sangat pribadi’ untuk setiap orangnya. Indahnya saling memahami.
Bagiku…yang punya ‘ilmu’ cuma segini gininya..apapun dan seberapapun besar keimanan setiap orang harus kita hargai sebagai sesuatu yang tetap positif. Terkadang dengan luapan yang ada, rasa ingin berbagi dengan seseorang tentang kebesaranNya tak terbendung dan yang mungkin tidak semudah itu diterima oleh orang lain karena mungkin tak sejalan. Tapi tetap…itu tidak bisa menjadi alasan untuk bisa mencercanya atau malah mencerca Tuhannya..sama sekali tidak.
Kemarin aku mengganti status facebook ku begini : orang sering berkata untuk tidak mencerca Tuhannya, tapi ia lupa bahwa mencerca Tuhan orang lain juga tidak dibenarkan, karena keyakinan itu sendiri tidak pernah dia ketahui..dan akan mengubahnya menjadi sebuah kesombongan…menbawanya ke dasar dan rebah.
yah…ketidak tahuan itu akan mengubahnya menjadi sombong, dan sombong itu akan menghancurkan dirinya sendiri hingga rebah dihadapan Tuhan
Waaaa…..serius sekaliii…
Tapi aku memang serius soal ini…sering aku dapati orang yang kurang suka disaat seseorang yang mungkin karena luapan yang aku ceritakan tadi menceritakan tentang kebesaran Tuhan dan juga mengajak untuk lebih dekat denganNya atau bahkan bertobat, tapi ditolak mentah mentah, yang terus dilanjutkan dengan omelan kecil karena kurang suka dan pasti akan merembet ke hal yang lebih ga penting lagi…mempertanyakan Tuhannya…waaa…makin jauh…
yaahhh…itu kan manusianya..orangnya…..
Satu hal yang pasti…Tuhan sering bekerja ‘lewat’ lingkungan sekitar kita..lewat orang orang yang berinteraksi dengan kita, karenanya jangan ‘rusak acara’ itu hanya dengan kesombongan kita….. Karena keyakinan itu tidak pernah ada yang bisa menilai dan mengukurnya . bukan juga kita.
Hanya sebuah pemikiranku tentang keyakinan…
Categorized in Uncategorized
Dalam perjalanan keseharian ku, seringkali aku dihadapin dengan hal hal yang bikin aku berfikir, kenapa sih dia melakukan itu? Entah menurutku dia salah mengambil keputusan, atau entah menurutku dia tidak mau mendengarkan apa yang orang lain katakan sehingga dia melakukan kesalahannya dengan kesadaran penuh..atau banyak hal hal seperti itu yang seringkali membuat penilaian kita terhadap orang itu menjadi berkurang bahkan malah jadi kurang menghargainya.
Mungkin kepekaanku yang bertambah akhir akhir ini sehingga semakin sering aku dapati ini disekitarku.
Tapi aku berfikir dari sisi lainnya, bila aku ditempatkan ditempat mereka berada sekarang, apakah aku akan mengambil keputusan yang sama? Apakah aku juga akan mengambil keputusan yang menurut orang lain kurang tepat? Aku ga tau… Katakanlah seseorang yang dengan sadar misalnya menggunakan uang perusahaan dengan alesan apapun,aku tau aku ga akan melakukan itu…tapi dalam posisi yang mungkin ‘kepepet’ menurutnya..entahlah…untukku saat ini jawabannya tetap tidak. Atau orang yang dengan sadar menyelingkuhi keluarganya..walaupun semua sudah mengingatkannya..dia tetap berjalan seperti itu..entahlah..apa ya yang harus dibanggakan dari hal itu? Tapi bila aku ada diposisi mereka? Hhh…entahlah..
Keputusan
Semua punya hak untuk buat itu secara individu…dan semua pasti punya pembenaran untuk keputusannya itu. Karenanya pertanyaanku tadi ‘apakah aku akan mengambil keputusan yang sama bila aku ada ditempatnya’ jawabnya bisa saja ‘ya’. Karena setiap kondisi pasti juga mempengaruhi keputusan seseorang. Akhirnya kupikir…semua tetap berjalan sendiri sendiri. Walaupun kita berdiri sebagai orang terdekat, apalagi hanya teman biasa,aku hanya bisa jadi penonton biasa yang hanya akan kecewa pada saat semua dirasa ga sejalan dengan ideal nya kita..dan semua punya hak untuk itu terlepas dari benar ato salah secara sosial, ya kan?
Huh..serius sekali rasanya tulisanku kali ini..tapi ini yang sedang kupikirkan akhir akhir ini…dan cukup membuat aku sedikit berfikir…he he he he..biasanya enggak..
Categorized in curhat euy
Yah….begitulah judulnya..keliatan kan kata ‘alasans’ yaitu alasan dalam bentuk jamak yang artinya banyak….jadi alasan dalam jumlah yang banyak..he he he he
Panjang lebar ya nerangin hal itu..semoga ngerti maksudku.
Alasans yang aku maksud ini adalah alasans yang dibuat untuk pertanyaan kenapa lama sekali mentelantarkan blogg tercinta ku ini….naaaaa…mulai ngerti kan..
Sibuk,banyak acara,banyak pe er,banyak pikiran,koneksi internet jelek,mati ide,laptopnya dipake,waaa……banyaaaak lagi kalo mau dicari. Walaupun ga ada yang nanya, tapi rasanya kok ga enak kalo ga ngasih alesan sama sekali kenapa sampe berbulan bulan ga ada postingan baru, ga buka buka blogg,ga comment tetangga dan lain lain…hhh..
But..here i am..walaupun sering banget sebenernya ada yang terlintas di kepala untuk dikeluarin en ditulis, tapi butuh hal lain selain ide…yaitu waktu *keukeuh alesan*.
whoaaamm…..sudahlah alesans nya ya…jadi bisa mulai lagi posting posting setelah melemparkan alesan kenapa ga posting he he he he…
Good day everyone…God bless you all..
Categorized in curhat euy
Sambil ‘jalan jalan’ di dunia blogg, aku berkunjung ke salah satu blogg yang aku suka. Ada cerita manarik *lagi* yang aku dapet disana. Tentang kasih ibu.
Waaa…jadi ikut ikutan *smoked get into my eyes* ni..
Ga banyak yang tau cerita en latar belakang kehidupan ku yang sesungguhnya selama ini, bahkan juga ga soulmateku itu. Setiap kisah tentang IBU punya satu kekuatan yang bisa bikin aku nangis bahkan nangis sejadi jadinya tanpa komando dulu.
Tapi itu sudah berlalu, jauh berlalu. En aku bukan mau cerita tentang kisahku itu, tapi aku justru cuma ingin bilang *lagi*. Ikatan antara ibu dan anak itu sangat kuat dan sebetulnya tidak ada siapapun yang bisa melawannya dan membuatnya seolah olah tidak pernah ada. Bahkan nyawapun dapat ditukarkannya untuk sang anak, disaat salah satu dari mereka menolak itu..kekuatan itu akan tetap meledak diakhirnya, terlepas apakah itu sudah terlambat atau tidak.
Dengan caranya yang berbeda beda, mereka tetap ibu yang sebetulnya memiliki rasa itu…dan terimakasih GOD karena kita masih memiliki itu.
Categorized in Uncategorized
Hmm..
Sebetulnya ini udah waktunya untuk pulang. Jam kantor sih udah lewat dari tadi tadi kok sebenernya. Tapi ujan en aku jadi ketahan dulu di mejaku ini. Dari tadi ngoprek di facebook jadi inget udah lama ga posting en aku kangen.
So..here I am..he hehe..
Sebenernya betul kata orang orang yang udah lebih senior drpd aku itu ya…kerjaan ga ada abisnya kalo mau diturutin terus…gitu katanya. Bener banget. Contohnya ya ini. Setiap pulangnya nda langsung en diem di meja ato tepatnya lagi diem dalam ruanganku ini, pasti jadi adaaaa aja yang nyariin..ato minta tolong ini itu yg bukan tugas aku..ato malah buka buka file yang akhirnya jadi nerusin kerjaan. Ga abis !! Wow…sampe puyeng kadang kadang dan berfikir..kemana orang orang ini waktu jam kantor tadi ya? Kok tiba tiba jadi ada keperluan denganku semua pas sesaat aku sudah ingin segera minggat dari sini…hhmmm…
Jenuh. Kata kata yang tepat untuk menggambarkan gimana perasaanku terhadap itu semua kadang kadang. Tapi dibalik semua kejenuhan itu tadi, aku sudah 5 tahun duduk di perusahaan yang sama. Nah..pasti semua jadi balik nanya kan? Kok bisa..gimana seh..?
Gak gimana gimana..semuanya berjalan aja seperti orang orang lainnya. Diselingi dengan sedikit kegiatan kegiatan luar kerjaan kantor yang akhirnya bisa bikin semangat lagi…begitu setiap harinya. Apa kegiatan itu? Ketawa ketawa dengan Putri dan Caca di rumah..dengar cerita mereka…sambil masak buat mereka..ha ha ha ha…pasti komentarnya nggak banget ya..tapi ya itu kenyataannya..mereka hiburan aku. Bukan nya ga pengen ikut kumpul kunpul ama temen temen BATAGOR di kopdar kopdar dadakan atau terencana di hari hari kerja sepulang kantor *seperti sore ini*. Tapi mengingat gimana mereka selalu nunggu aku pulang kok rasanya jadi ga pengen pegi pegi lagi sepulang kantor…*bongkar rahasia*. Waktuku yang udah tersita jam kantor, kalo harus dipotong lagi untuk kegiatanku pribadi…rasanya kok aku ga tega dengan mereka yang selalu antusias kalo aku pulang.
Hi hi hi…jangan salah kira ya…mereka bukan balita lo…mereka udah kuliah kok. Tapi ya masih gitu itu kelakuannya. Mungkin karena aku yang menanamkan untuk kumpul di rumah setelah matahari terbenam. Mereka kan anak perempuan…*duh pasti ada yang ngomel ni..*
BeTeWe, aku masih disini nih..nunggu ujan, jadi belum bisa pulang. Tapi aku tetap bersiap siap ah..tembus aja cuman gerimis kecil aja. Bunti radio HT akrab banget temenin aku nunggu ujan reda. Senda gurau mereka di ‘udara’ ga ada abisnya walaupun cuacaanya kurang menyenangkan, mereka tetap asik aja saling menyemangati. Harusnya bisa menulari semangat buat aku ya..*hhh…*. Still…semangat kurang satu garis kalo inget naek motor ujan ujanan dengan angin Bandung yang sedang lucu lucunya…hmm…brrrr….
Tapi heeeeyyyy…tetap bersyukur duonk… Punya motor yang masih bisa dipake nekad tembus ujan dan angin..masih punya rumah buat aku berteduh sesudahnya..dan masih punya Putri dan Caca yang nunggu aku di rumah..wah…thanks God.
Senyum…
Ternyata aku tuh baik baik aja kok…walaupun suka jenuh dengan rutinitasku, suka ingin sekali ikut kopdar tapi kalah dengan hatiku yang menyuruhku pulang, suka ingin punya motor yang ada tudungnya biar ga keujanan *wae ih*.
Still…aku baik baik aja koook..malahan merasa jauh lebih baik sekarang karena menyelipkan rasa syukurku disela sela keluhanku..
Terimaksih Tuhan untuk semua yang terbaik untukku yang KAU sudah berikan….
Categorized in curhat euy
ehm…
Ada hal bukan baru tapi baru ingin aku bicarain aja di sini. Tentang kata maaf. Biasa banget ya kedengerannya, tapi gak sebiasa menjalankannya. Apalagi kalo urusannya dengan orang tua. Urusan yang satu ini kok menjadi lebih rumit biasanya.
Orang tua. Orang tua juga cuma manusia biasa yang sering juga tidak bisa dewasa menghadapi dirinya sendiri dan anak anaknya. Seringkali justru mereka yang harus dimaafkan oleh anak anaknya untuk kesalahan yang mereka lakukan dan tidak mau bisa mereka akui. Sebagai anak sering kita berfikir, kenapa orang tua mau menangnya sendiri, padahal jelas jelasan mereka salah. Mereka kan sudah dewasa *padahal belum tentu juga sih* untuk tau mana yang baik dan yang tidak. Kenapa mereka tidak mau ngerti. Kenapa mereka tetap ngotot bahwa kita yang salah,membangkang, kurang ajar dan lain lainnya….hh…ini yang sering terjadi. Dari situ ada dua faktanya : tua bukan berarti satu paket dengan kedewasaan, dewasa bukan selalu berarti yang umurnya sudah tua.
hhh…
Dalam beberapa cerita,kita sebagai anak justru harus dengan besar hati memafkan orang tua kita dan untuk selanjutnya tetap menghormati mereka. Sekalipun mungkin hal yang mereka lakukan menyakitkan hati kita sebagai anak. Tapi menghormati mereka adalah mutlak. Perintah Tuhan dalam firmannya adalah Hormati orang tuamu, mutlak, tanpa syarat. Masa iya ada perintah Tuhan yang bunyinya: Hormati orang tuamu kecuali orang tuamu menyakitimu…gak pernah ada kan? Itu artinya perintah itu mutlak dan tanpa syarat, dan untuk selanjutnya Tuhan sendiri yang akan bekerja.
Dalam perjalanan kehidupan ku, aku telah melalui ini semua. Pastinya tidak mungkin aku dapat melakukannya tanpa DIA yang selalu membimbingku,tapi inilah aku sekarang. Aku yang jadi selalu dapat memahami semua kekurangan orang tuaku dan ku jadikan kelebihan untukku dapat menjalani semua perjalanan selanjutnya dalam kehidupanku. Tidak pernah aku sesali orang tuaku yang tidak seperti orang tua lainnya yang pernah aku kenal, tapi aku percaya Tuhanku sedang janjikan sesuatu yang terbaik untukku.
Kubagikan hal ini untuk kalian. Orang tua juga hanya manusia biasa yang bisa sesekali salah, atau bahkan terus menerus salah.
Buka hati kita untuk bisa memaafkan mereka seperti kita memaafkan pacar kita yang sudah melakukan kesalahan terhadap kita. Yang kita butuhkan hanya sedikit kedewasaan dan rasa kasih supaya kita bisa melakukannya….memaafkan tanpa syarat…
Categorized in curhat euy